REPOSITORY

Universitas Pembangunan Panca Budi

PERANAN INFORMED CONCENT DALAM PELAYANAN KASUS GAWAT DARURAT DI INSTALASI GAWAT DARURAT (STUDI DI RSUP HAM MEDAN)

H. KAMAL BASRI SIREGAR (2023)

penelitian-peranan-informed-concent-dalam-pelayanan-kasus-gawat-darurat-di-instalasi-gawat-darurat-studi-di-rsup-ham-medan

PERANAN INFORMED CONCENT DALAM PELAYANAN KASUS GAWAT DARURAT DI INSTALASI GAWAT DARURAT (STUDI DI RSUP HAM MEDAN)

PERANAN INFORMED CONCENT DALAM PELAYANAN KASUS GAWAT DARURAT DI INSTALASI GAWAT DARURAT (STUDI DI RSUP HAM MEDAN), informed consent, pelayanan kasus gawat darurat, instalasi gawat darurat...

Author: H. KAMAL BASRI SIREGAR
Date: 2023
Keywords: informed consent, pelayanan kasus gawat darurat, instalasi gawat darurat
Type: Thesis
Category: penelitian

Di kalangan profesi hukum dan kedokteran telah terdapat aturan yang memberikan perlindungan terhadap masyarakat sebagai pasien yang menerima pelayanan kesehatan yang didasarkan atas informasi yang diberikan oleh pihak rumah sakit melalui seorang dokter. Berdasarkan hal tersebut, maka dalam berbagai upaya penyembuhan kesehatan harus ada persetujuan dari pasien atas dasar informasi dari dokter di rumah sakit tersebut, atau disebut dengan informed consent. Informed consent (persetujuan tindakan) merupakan sebagai persetujuan ijin dari seorang (pasien) atau keluarganya yang diberikan secara bebas, rasional, dan sadar tanpa paksaan (voluntary) tentang tindakan yang akan dilakukan terhadapnya sesudah mendapatkan informasi atau penjelasan yang cukup tentang tindakan yang akan dilakukan terhadap pasien tersebut. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan menganalisis aturan hukum persetujuan tindakan medis (informed consent) dalam Kasus Gawat Darurat dan untuk mengetahui dan menganalisis pelaksanaan persetujuan tindakan medis (informed consent) dalam pelayanan kegawatdaruratan di Instalasi Gawat Darurat RSUP H. Adam Malik serta menganalisis tanggung jawab hukum para pihak dalam persetujuan tindakan medis kegawatdaruratan di Instalasi Gawat Darurat RSUP H. Adam Malik. Tipe penelitian ini adalah penelitian hukum normatif. Penelitian ini dikatakan penelitian yang normatif sebab metode penelitian kajian yang normatif merupakan suatu hal yang penting bagi suatu penelitian hukum. Pendekatan masalah yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan cara pendekatan yuridis empiris. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik observasi, wawancara dan studi pustaka (Library Research). Teknik observasi diartikan sebagai gejala yang tampak atau pencatatan objek penelitian untuk melihat dan mengamati secara langsung di lapangan tentang sistem pelayanan kegawatdaruratan Instalasi Gawat Darurat RSUP H. Adam Malik Medan dengan tujuan untuk memperoleh data yang akurat terkait dengan objek penelitian. Pemilihan informan dengan metode purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa tindakan medis yang dilaksanan pada pelayanan gawat darurat di Intalasi Gawat Darurat RSUP H. Adam Malik yaitu jenis pelayanan Bedah Anak, Bedah Digestif, Bedah Gigi dan Mulut, Kulit dan Kelamin, Obgyn, Orthopedi, Bedah Plastik, Bedah Saraf, THT, Bedah, Tumor, Urologi dan BTKV, terdapat jenis pelayanan tersebut terdapat tindakan cito sebanyak 996, kemudian tindakan tidak cito sebanyak 996. Bahwa atas dasar data tersebut, sesuai dengan ketentuan Pasal 4 Permenkes No. 290 Tahun 2008 tentang Persetujuan Tindakan Kedokteran. Berdasarkan ketentuan di atas, menunjukkan bahwa Informed Consent tidak diperlukan dalam keadaan darurat.

Files:
LEMBAR JUDUL 1
DAFTAR PUSTAKA
ABSTRAK

Collections:
Digital Library UNPAB