KANDUNGAN NUTRISI BATANG PISANG (MUSA PARADISIACA) FERMENTASI BIOAKTIVATOR YANG BERBEDA SEBAGAI PAKAN TERNAK
KANDUNGAN NUTRISI BATANG PISANG (MUSA PARADISIACA) FERMENTASI BIOAKTIVATOR YANG BERBEDA SEBAGAI PAKAN TERNAK, Protein Kasar, Lemak Kasar, Serat Kasar Dan Gross Energi, Dan Batang Pisang, Bioaktifator...
Author: YORDA ALAMSYAH STP
Date: 2025
Keywords: Protein Kasar, Lemak Kasar, Serat Kasar Dan Gross Energi, Dan Batang Pisang, Bioaktifator
Type: Jurnal
Category: penelitian
Penelitian ini bertujuan untuk mepelajari pengaruh penggunaan berbagai bioaktivator, yaitu Yakult, Kombucha, EM4, dan WinProb, terhadap kandungan nutrisi batang pisang (Musa paradisiaca) yang difermentasi menjadi pakan ternak. Parameter yang dijelaskan meliputi gross energy, lemak kasar, protein kasar, dan serat kasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kandungan gross energy dan lemak kasar tidak menunjukkan perbedaan signifikan antarperlakuan, dengan nilai gross energy berkisar antara 2346,53–2744,55 cal/100 g dan lemak kasar antara 13,64–14,85%. Kandungan protein kasar meningkat signifikan pada perlakuan fermentasi menggunakan Kombucha (16,57%) dan WinProb (15,56%) dibandingkan dengan kontrol (7,02%) dan Yakult (6,22%). Sebaliknya, kandungan serat kasar mengalami penurunan signifikan, dengan nilai terendah pada perlakuan Kombucha (20,42%) dan WinProb (20,93%) dibandingkan kontrol (27,06%). Peningkatan protein kasar pada Kombucha dan WinProb disebabkan oleh aktivitas mikroorganisme seperti ragi serta bakteri asam laktat yang mampu memecah serat kasar menjadi senyawa sederhana dan menghasilkan biomassa mikroba yang kaya protein. Penurunan serat kasar menunjukkan adanya aktivitas enzim selulase dan hemiselulase dari mikroorganisme bioaktivator, yang lebih efektif pada Kombucha dan WinProb dibandingkan Yakult dan EM4. Oleh karena itu Kombucha dan WinProb dapat direkomendasikan sebagai bioaktivator terbaik untuk meningkatkan kualitas nutrisi batang pisang fermentasi Menjadi pakan ternak.
Files:
Tidak ada data !
Collections:
Digital Library UNPAB