
KEKUATAN HUKUM ALAT BUKTI VISUM ET REPERTUM DALAM MENGUNGKAP TINDAK PIDANA PENCABULAN TERHADAP ANAK SECARA BERLANJUT
KEKUATAN HUKUM ALAT BUKTI VISUM ET REPERTUM DALAM MENGUNGKAP TINDAK PIDANA PENCABULAN TERHADAP ANAK SECARA BERLANJUT, Visum et repertum, Pencabulan , Tindak Pidana...
Author: KHARMAEDISYAH PUTRA
Date: 2025
Keywords: Visum et repertum, Pencabulan , Tindak Pidana
Type: Skripsi
Category: penelitian
Ahli dalam konteks pembuktian adalah seseorang yang memiliki keahlian khusus mengenai suatu hal yang sedang diperkarakan guna membuat terang suatu peristiwa hukum. Visum et repertum merupakan surat keterangan dari seorang ahli (dokter). Bagian pemberitaan Visum et repertum dianggap sebagai pengganti alat bukti. Bagian kesimpulan Visum et repertum menjembatani kebenaran dari kebisuan badan manusia dengan hukum. Adapun tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengeahui hal yang melatarbelakangi penggunaan visum et repertum sebagai alat bukti dalam perkara pidana, fungsi visum et repertum sebagai alat bukti dalam mengungkap tindak pidana pencabulan terhadap anak secara berlanjut, kekuatan hukum alat bukti visum et repertum dalam mengungkap tindak pidana pencabulan terhadap anak secara berlanjut. Penelitian ini termasuk dalam penelitian deskriptif dengan jenis penelitian yuridis Normatif menggunakan metode analisis kualitatif. Dari hasil penelitian bahwa Latar belakang penggunaan visum et repertum sebagai alat bukti dalam perkara pidana disebabkan Visum Et Repertum berkaitan dengan kesehatan serta jiwa manusia. Karena tindak pidana terhadap kesehatan serta jiwa manusia bukanlah ranah bidang hukum maka di perlukan keahlian dibidang lain yaitu kedokteran forensic. Visum Et Repertum menguraikan seluruh suatu tentang hasil pengecekan medik yang tertuang di dalam bagian Pemberitaan, yang karenanya bisa dikira selaku pengganti barang fakta. Visum Et Repertum pula memuat penjelasan ataupun komentar dokter menimpa hasil pengecekan medik tersebut yang tertuang di bagian dalam Kesimpulan.Visum et repertum merupakan suatu hal yang penting dalam pembuktian karena menggantikan sepenuhnya Corpus Delicti (tanda Bukti). Seperti diketahui dalam suatu perkara pidana yang menyangkut perusakan tubuh dan Kesehatan serta membinasakan nyawa manusia, maka si tubuh korban merupakan Corpus Delicti. maka oleh karenanya Corpus Delicti yang demikian tidak mungkin disediakan atau diajukan pada sidang pengadilan dan secara mutlak harus diganti oleh Visum et repertum. Kekuatan Visum et Repertum sebagai alat bukti Surat dalam mengungkap suatu tindak pidana Mempunyai nilai kekuatan pembuktian yang sangat penting dan mutlak. Tertera dalam Pasal 187 KUHAP, Visum et Repertum meskipun sudah berbentuk akta autentik merupakan laporan yang objektif dan kemungkinan untuk direkayasa sangat kecil.
Files:
LEMBAR JUDUL 1
DAFTAR PUSTAKA
ABSTRAK
Collections:
Digital Library UNPAB